MUSIK INDIE DI YOGYAKARTA
Istilah indie berasal dari kata independent, yang artinya bebas, mandiri. Jadi, pada dasarnya musik indie bisa diartikan sebagai musik yang mandiri, lepas dari jalur mainstream, yang memegang teguh nilai otentik, experimentalisme, anti komersial, kadang juga merupakan apresiasi terhadap dunia musik yang melawan genre pop culture, dengan kata lain berani tampil bedakalau aku menyebutnya its cool to be different.
yogyakarta menjadi salah satu scene rock underground terkuat di Indonesia? Well, mari kita telusuri sedikit sejarahnya. Komunitas metal underground Jogjakarta salah satunya adalah Jogja Corpsegrinder. Komunitas ini sempat menerbitkan fanzine metal Human Waste, majalah Megaton dan menggelar acara metal legendaris di sana, Jogja Brebeg. Hingga kini acara tersebut sudah terselenggara sepuluh kali! Band-band metal underground lawas dari kota ini antara lain
- Death Vomit
- Mortal Scream
- Impurity
- Brutal Corpse
- Mystis
- Ruction.
Untuk scene punk/hardcore/industrial-nya yang bangkit sekitar awal 1997 tersebutlah nama Sabotage, Something Wrong, Noise For Violence, Black Boots, DOM 65, Teknoshit hingga yang paling terkini, Endank Soekamti. Sedangkan untuk scene indie rock/pop, beberapa nama yang patut di highlight adalah Seek Six Sick, Bangkutaman, Strawberry’s Pop sampai The Monophones. Selain itu, band ska paling keren yang pernah terlahir di Indonesia, Shaggy Dog, juga berasal dari kota ini. Shaggy Dog yang kini dikontrak EMI belakangan malah sedang asyik menggelar tur konser keliling Eropa selama 3 bulan!
= berikut ini contoh salah satu band hardcore yogyakarta =
SOMETHINGWRONG terbentuk pada tanggal 02 September 1997 di Yogyakarta.Band ini membawakan jenis musik beraliran hardcore, atau lebih jelasnya old schoolhardcore. Formasi awal band ini terdiri dari: Latu (vocal), Wowok (vocal), Hendi (gitar), Soetik (bass), dan Karel (drum).= contoh salah satu band death metal =
Death Vomit berdiri pada tahun 1995 di kota Jogja. Formasi awal Death Vomit adalah Dede (vocal), Wilman (gitar), Ary (bas) dan Roy (drum). Sejak awal Death Vomit langsung memainkan lagu-lagu mereka sendiri walaupun pada saat pementasan memainkan lagu-lagu karya band lain yang menjadi acuan musik Death Vomit.Tidak lama Death Vomit merekam reherseal demo untuk diputar di radio-radio yang memiliki program musik metal radio Mustang dan juga di kota Jogja dan sekitarnya. Berkat demo yang dikirimkan ke radio-radio, Death Vomit mendapat banyak undangan untuk mengisi acara diluar kota Jogja seperti Jakarta, Bandung, Purwokerto, Solo, Malang, Surabaya dan Denpasar.
Pada tahun 1997 Death Vomit ikut serta dalam album kompilasi Metalik Klinik (Rotorcorp/Musica Studio). Dampak dari kompilasi ini membuat Death Vomit semakin dikenal dan sering melakukan pementasan di dalam dan luar kota.
= contoh salah satu band screamo =
End of Julia bisa dibilang merupakan tonggak perkembangan screamo ato emo-core di Jogjakarta, kota asal band ini.Meskipun aliran jenis ini sering dihujat dan dilecehkan kebanyakan orang, namun EOJ tetap kuat hati untuk membawakan aliran ini. EOJ dibentuk tahun 2001. Band ini merupakan band anak SMU yang saat itu bernama Natalie Portman. Dalam perjalanan karier mereka yang sudah 9 Tahun (wow lama banget…), tidak dapat dihindari bahwa mereka harus melewati kejadian yang tidak diinginkan setiap band, yaitu perpecahan atau bongkar pasang personil. Hal ini terjadi karena perbedaan visi, misi dan orientasi dalam memenuhi kebutuhan hidup.
selain dari contoh-contoh band diatas masih buannnnyak lagi band-band lagi lainya diyogyakarta



Tidak ada komentar:
Posting Komentar